Jumat, 26 April 2013

INOVASI V-METIK (VIDEO MATEMATIKA) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA TARIK TERHADAP MATEMATIKA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR





SCIENTIFIC COMPETITION IN MATHEMATIC 2012

JUDUL USULAN

INOVASI V-METIK (VIDEO MATEMATIKA) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA TARIK TERHADAP MATEMATIKA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR

BIDANG KEGIATAN:
PENDIDIKAN MATEMATIKA


Diusulkan oleh:

1.    Sulis Rinawati               4101411149 (2011)
2.    Zulfa Ainurrizqiyah        4101411061 (2011)
3.    Novy Kris Z.                4101411068 (2011)


UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
SEMARANG
2012


KATA PENGANTAR

Dunia matematika jika dipelajari tidak akan pernah ada habisnya. Seperti halnya kita menuntut ilmu yang tidak akan pernah ada batasnya. Pendidikan Matematika sebagai salah satu cabang ilmu yang dianggap sulit dan menjadi momok untuk sebagian orang harus memberi inovasi-inovasi baru yang menunjukkan bahwa sebenarnya matematika itu menyenangkan dan tidak sulit. Alangkah baiknya jika menanamkan kecintaan terhadap matematika sejak dini di bangku sekolah dasar. Untuk itu, penulis berusaha membuat karya tulis ini agar bisa dijadikan inovasi baru dalam dunia pendidikan matematika di Indonesia.
Pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian karya tulis ini yaitu:
1. Allah SWT yang telah memberikan kesehatan serta kelancaran dalam membuat karya tulis ini.
2. Orangtua yang telah memberi motivasi serta nasehat yang bermanfaat dalam proses penulisan karya tulis ini.
3. Teman-teman lain yang telah memberi motivasi bagi penulisan karya tulis ini.
Semoga karya tulis ini bermanfaat bagi masyarakat dan dunia pendidikan di Indonesia terutama pendidikan matematika.

                   

Semarang, 21 April 2012



 Penulis




DAFTAR ISI

Halaman Judul    i
Kata Pengantar    ii
Daftar Isi    iii
Ringkasan    iv

PENDAHULUAN    1
Latar Belakang    1
Tujuan    1
Manfaat    1
GAGASAN    1   
Gagasan Baru yang Ditawarkan    1
Pihak yang Dapat Mengimplementasikan Gagasan    2
Langkah-Langkah Strategis Implementasi Gagasan    3

KESIMPULAN    3
Inti Gagasan    3
Teknik Implementasi Gagasan    3
Prediksi Keberhasilan Gagasan    3

DAFTAR PUSTAKA    4




RINGKASAN
Dari hasil survei diperoleh data hasil studi lapangan tentang karakteristik siswa (1) 97% siswa aktif dalam pembelajaran matematika di kelas, (2) 89% siswa mengalami kesulitan dalam memecahkan masalah-masalah yang sifatnya non rutin, (3) 97% siswa lebih tertarik belajar matematika apabila materi matematika disajikan dalam bentuk tema-tema (dikaitkan dengan permasalahan sehari-hari), (4) 86% siswa belum mampu berpikir kritis, kreatif, dan produktif dalam memecahkan masalah matematika (Jurnal pendidikan dan pengajaran UNDIKSHA, No.4 TH XXXXI Oktober 2008).
Dari data tersebut diketahui siswa tingkat sekolah dasar mengalami kesulitan di bidang studi matematika. Secara teori matematika dianggap sulit untuk dikerjakan. Anak-anak usia sekolah dasar kurang memahami matematika karena belum tahu secara nyata pemanfaatan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengetahui pemanfaatan matematika dalam kehidupan sehari-hari akan memicu siswa untuk belajar matematika.
Karya tulis ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik siswa sekolah dasar terhadap matematika dengan bantuan video singkat yang berisi pemanfaatan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Gagasan ini ditulis berdasarkan analisis yang muncul di dunia pendidikan terutama bidang studi matematika sekolah dasar dengan solusi logis yang didapat dari ide penulis dan tinjauan pustaka yang ada.
Berdasarkan analisis, diketahui bahwa kekurangtertarikan siswa sekolah dasar terhadap matematika karena kurang tahu manfaat matematika secara nyata. Mereka hanya dibekali ilmu hitung yang masih abstrak. Untuk itu perlu mengaitkan pelajaran matematika degan kehidupan sehari-hari, di sini penulis menyajikan pemberian solusi dengan menggunakan video yang berdurasi kurang lebih 15 menit. Di dalam video ini nantinya berisi cerita singkat dalam penggunaan ilmu matematika dalam kehidupan sehari-hari seperti dalam jual beli, melihat waktu, pengaturan uang saku, menghitung benda-benda yang ada di sekitar kita dan sebagainya. Sasaran dari program ini adalah siswa SD kelas 1 dan 2.

PENDAHULUAN
Latar Belakang
    Sebuah survei internasional menyebutkan bahwa siswa Indonesia sebetulnya sulit mengejar standar yang baik dalam kemampuan Matematika. ”Tahun 2007, sebanyak 52 persen (yang disurvei) berada di kategori terendah, lower quarter. Hal ini berarti sisanya tidak mencapai standar yang terendah sekalipun,” ujarnya (Kompas.com Rabu 20/1/2010). Berdasarkan hasil survei lapangan diketahui bahwa 42% guru-guru kesulitan mendapatkan buku yang sesuai dengan kurikulum matematika yang berlaku, semua guru menggunakan RP dalam kegiatan pembelajaran, 89% guru menggunakan LKS dalam pembelajaran, 92% guru menggunakan alat peraga dalam pembelajaran, 92% guru mempunyai kumpulan soal untuk memperkaya pembelajaran,  dan 11% guru menggunakan teknologi seperti komputer/kalkulator dalam pembelajaran (Jurnal pendidikan dan pengajaran UNDIKSHA, No.4 TH XXXXI Oktober 2008). Dari data di atas jelas bahwa pembelajaran menggunakan media yang menarik jarang digunakan oleh pengajar. Padahal dewasa ini, di era globalisasi sangat dituntut untuk menguasai teknologi. Oleh karena itu, media pembelajaran V-Metik muncul sebagai salah satu alternatif media pembelajaran matematika yang menarik.
Tujuan
Karya tulis ini berisi gagasan baru yang bertujuan untuk mengembangkan daya imajinasi, kreatifitas, serta daya berpikir kritis siswa SD terhadap permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang berhubungan dengan matematika. Dengan demikian, akan menciptakan rasa cinta mereka kepada matematika sejak dini dan tidak menjadikannya sebagai pelajaran yang ditakuti lagi. Dengan V-Metik ini juga, siswa mendapatkan pengetahuan serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga akan bermanfaat.
Manfaat
Manfaat karya tulis ini adalah memberi sumbangan ilmu pengetahuan dalam pendidikan matematika di Indonesia serta menambah daya tarik siswa Sekolah Dasar untuk mempelajari Matematika.

GAGASAN
Gagasan Baru yang Ditawarkan
V-Metik (Video Matematika) adalah inovasi baru dalam pembelajaran matematika untuk anak Sekolah Dasar kelas 1 dan 2. V-Metik merupakan video pembelajaran aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari yang berisi peristiwa-peristiwa ringan berhubungan dengan matematika secara umum. Ide ini muncul terinspirasi dari CD pembelajaran matematika yang berupa film animasi yang dibuat oleh mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) jurusan Matematika dan Desain Komunikasi Visual (DKV) untuk anak SD kelas 3. Serta dari sebuah film pembelajaran yang dikerjakan PPPPTK Matematika Yogyakarta berjudul “LIMIT FUNGSI DI TAK HINGGA” dan mengambil lokasi shooting di SMA Negeri 1 Magelang, Jln. Cempaka No. 1 Magelang Jawa Tengah. Film yang dibintangi oleh Susbintoro, guru SMA Negeri 1 Magelang itu juga didukung oleh siswa-siswa kelas XI IPA sekolah tersebut dan merupakan film yang berformat semi Instruksional tentang Model Pembelajaran Limit Fungsi. V-Metik jelas berbeda dengan kedua karya tersebut. Meskipun sama-sama berbentuk CD pembelajaran tetapi menerapkan konsep yang berbeda. V-Metik dirancang khusus untuk pembelajaran anak Sekolah Dasar kelas 1 dan 2. Dalam video pembelajaran ini menyuguhkan beberapa adegan singkat tentang aplikasi matematika dalam kehidupan sehari-hari seperti penerapan manajemen uang saku anak, membaca jam, menghitung benda-benda yang ada di sekitar kita, menghitung hari setiap bulan pada kalender, menghitung uang kembalian saat berbelanja, mengukur panjang benda di sekitar dengan mistar, dan sebagainya. Meskipun tidak semenarik film animasi, V-Metik memberi ciri khas sendiri yaitu menampilkan objek nyata manusia sebagai pelakunya. Dengan melihat penerapan matematika dalam audiovisual akan lebih memacu siswa khususnya siswa SD kelas 1 dan 2 tertarik pada matematika. Dengan ini pula dapat membantu siswa lebih mandiri dalam menerapkan masalah dalam kehidupan sehari-hari secara matematis. Pembentukan pola pikir matematis sejak dini sangat bagus untuk meningkatkan daya berpikir kritis siswa dengan masalah yang timbul di masyarakat dan berusaha untuk menyelesaikannya secara mandiri.
Pihak yang Dapat Mengimplementasikan Gagasan
Dalam penyelenggaraan V-Metik agar berhasil dan dicapai hasil yang maksimum dibutuhkankan kerjasama dari berbagai pihak sebagai penyelenggara. Di sini kami menyebut pihak penyelenggara tersebut sebagai produsen tetap. Pihak yang dapat mengimplementasikan gagasan:
1.   Sponsor yang memberikan modal atau mensponsori pembuatan film.
2. Dalam proses pembuatan film ini dibutuhkan sutradara (sutradara bisa diisi oleh mahasiswa, guru pembimbing, atau pihak luar yang ahli di bidang pembuatan film pendek).
3.  Pemain film yang dapat diisi siswa Sekolah Dasar sebagai pemeran utama dan orang dewasa sebagai pemeran pembantu. Ini dimaksudkaan agar siswa yang menonton V-Metik memfokuskan pemeran utama seperti halnya dirinya sendiri di masyarakat karena adanya persamaan umur yang menimbulkan daya pikir hampir sama dalam penyelesaian masalah.
4.  Ahli kamera, make up artist, penulis naskah, serta kru lain yang menunjang pembuatan film.
5.  Editor film yang handal.
Dengan melengkapi kriteria minimal di atas akan menghasilkan film/video berdurasi singkat namun bermutu.
Langkah-Langkah Strategis Implementasi Gagasan
Dalam pelaksanaan pembuatan V-Metik diperlukan trik khusus untuk mengimplementasikannya, diperlukan ide-ide segar agar video singkat yang dihasilkan menarik. Diperlukan riset (penelitian) pula agar dapat mengambil tema yang sesuai dan menarik. Setelah selesai dalam pembuatan V-Metik, diperlukan sosialisasi yang genjar untuk mempromosikan produk ini. Perlu kerjasama dengan sekolah-sekolah dasar untuk menggunakan inovasi baru ini sebagai salah satu media pembelajaran matematika di kelas.

KESIMPULAN
Inti Gagasan
    Gagasan V-Metik ini pada dasarnya meliputi penerapan media pembelajaran matematika untuk siswa SD kelas 1 dan 2  sebagai alat bantu dalam pembelajaran matematika. V-Metik ini dapat digunakan sebagai batu loncatan untuk masuk pada materi bahan ajar agar siswa tertarik dengan topik yang akan dibahas.
Teknik Implementasi Gagasan
Langkah-langkah implementasi untuk mewujudkan gagasan V-Metik (Video Matematika) sebagai salah satu media pembelajaran:
1.  Identifikasi masalah matematika yang ada dalam kehidupan sehari-hari yang materinya cocok untuk anak SD kelas 1 dan 2.
2. Melakukan pendekatan secara gradual (bertahap) kepada sekolah-sekolah dasar sebagai awal pelaksanaan kerjasama dalam pengenalan produk.
3.  Sosialisasi penggunaan V-Metik sebagai media pembelajaran.
4.  Melakukan kemitraan untuk mendapatkan modal awal pengembangan.
5.  Melakukan mekanisme evaluasi secara periodik dan profesional terhadap penggunaan V-Metik.

Prediksi  Keberhasilan Gagasan

    Gagasan pembuatan V-Metik sebagai media pembelajaran sangat menguntungkan karena memberi inovasi baru dalm proses belajar mengajar. Siswa akan lebih termotivasi dalam belajar matematika dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, ini akan meningkatkan pola pikir anak dalam menanggapi berbagai masalah yang timbul di masyarakat. Mekeka akan cenderung peka dan kritis. Dengan media ini juga memberi keuntungan agar pembelajaran matematika tidak monoton. Dari pihak produsen pun akan mendapatkan keuntungan dengan penjualan V-Metik ini dan dapat menciptakan lapangan kerja baru yang menjanjikan.

DAFTAR PUSTAKA
Parwati, Ni Nyoman. 2008. Analisis Kebutuhan Pengembangan Model    Pembelajaran Matematika Berpendekatan Tematik Berorientasi Pemecahan Masalah Terbuka pada Sekolah Dasar  Di Provinsi Bali. Bali: Jurnal pendidikan dan pengajaran UNDIKSHA, No.4 TH XXXXI Oktober 2008, Universitas Pendidikan Ganesha
Maesyaroh, Dewi Aminatul. 2010. Film Kartun Pacu Siswa Belajar Matematika. http://komunikasi.um.ac.id/?p=1773 diakses tanggal 18 april 2012.
Anonim. 2010. Pembuatan Film Pembelajaran Matematika  http://id.shvoong.com/social-sciences/1701161-pembuatan-film-pembelajaran-matematika/ diakses tanggal 18 April 2012.
Nursyahidah, Farida. 2011. Aplikasi Matematika dalam Kehidupan Sehari hari. http://www.e-matematika.blogspot.com/2009/02/aplikasi-matematika-dalam-kehidupan.html diakses tanggal 18 April 2012.
Anonim. 2010. Pengajaran Matematika Salah Konsep. Kompas.com http://indonesiaindonesia.com/f/74155-pengajaran-matematika-salah-konsep/ diakses tanggal 26 April 2012.


0 komentar:

Poskan Komentar